Sedikit Mengulas Esensi Ma’qulat

20100807112347_KEKERASAN_ILUSTRASISeperti yang telah dikatakan oleh dosen matakuliah Ontologi, yaitu Dr. Muhsin Labib,  MA bahwasannya sebelum kita lebih jauh berbicara mengenai Ontologi maka alangkah baiknya terlebih dahulu kita mengulas sedikit mengenai Ma’qulat. Ma’qulat itu sendiri tidak akan lepas berbicara tentang konsep-konsep universal dan particular, dimana konsep universal adalah sebuah konsepsi yang memiliki banyak misdaq di luar seperti konsepsi manusia, gunung, rumah, kota dan lain-lain. Sementara dalam kehidupan sehari-hari kita lebih banyak menggunkan konsep-konsep particular, yang mana secara langsung bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara konsep universal itu sendiri lebih sering digunakan dalam ranah persoalan ilmiah, seperti tentang definisi manusia, segitiga, bujur sangkar dan lain-lain. Dengan kata lain, konsep universal adalah sebuah tanda perkembangan dan kesempurnaan manusia, karena konsepsi inilah yang menjadi pembeda antara manusia dan makhluk lainnya.

Dari penjelasan sedikit di atas, kita bisa memulai untuk berbicara mengenai Ma’qulat. Dimana Ma’qulat itu sendiri memiliki dua bagian, yaitu Ma’qul Awwali yang sering kita kenal dengan konsep Esensial, dan Ma’qul Tsani yang terbagi kepada dua bagian, yaitu Ma’qul Mantiqi dikenal dengan konsep Sekunder Logika dan Ma’qul Falsafi dikenal dengan konsep Sekunder Filsafat.

1. Ma’qul Awwali (konsep esensial)

Ma’qul Awwali adalah sebuah konsep universal yang diabtraksikan oleh akal setelah menangkap konsep-konsep particular. Dalam artian konsep universal esensial dari pengetahuan particular yang didapatkan dari indra atau intuisi diabstraksikan oleh akal secara otomatis. Karena itulah konsep-konsep esensial ini adalah konsep-konsep yang sering digunakan dalam kehidupan dan percakapan umum, seperti binatang, manusia, tumbuhan dan semacamnya.

Namun konsep jiwa dan konsep-konsep universal yang diabstraksi dari kondisi-kondisi psikologis dan daya-daya spiritual adalah sebagian konsep esensial yang tidak diperoleh dan diabstraksi akal dari pengetahuan-pengetahuan indrawi, melainkan akal mengabtraksikannya dari pengetahuan-pengetahuan intuitif dan presentif.

2. Ma’qul Tsani

Ma’kulat Tsani terbagi kepada dua bagian, yaitu Ma’qul Mantiqi dikenal dengan konsep Sekunder Logika dan Ma’qul Falsafi dikenal dengan konsep Sekunder Filsafat.

a. Ma’qul Mantiqi (Konsep Sekunder Logika)

Ma’qul Mantiqi adalah konsep universal yang hanya menjelaskan ciri-ciri khas konsep-konsep di mental, dan konsep ini tidak bisa berlaku dan tidak bisa diprediksikan pada entitas-entitas di luar. Oleh karena itu, karakter atau ciri dasar konsep logis keberlakuannya hanya pada konsep-konsep di mental.

b. Ma’qul Falsafi (Konsep Sekunder Filsafat)

Ma’qul Falsafi adalah konsep universal yang diperoleh manusia lewat pengamatan akal atas beberapa hal dan mengkomparasikan mereka. Singkatnya konsep Ma’qul Falsafi seperti konsep sebab dan konsep akibat yang diperoleh setelah akal melakukan komparasi antara dua entitas, lalu mengamati relasi diantara mereka.

Dari penjelasan diatas, ada poin penting yang mesti di perhatikan, yaitu dalam membedakan konsep Ma’qul Falsafi dari konsep-konsep universal lainnya, khususnya dari konsep universal esensial (Ma’qul Awwali). Perbedaan mendasar dari kedua poin tersebut (konsep esensial dan konsep falsafi) adalah bahwa konsep esensial menjelaskan batas-batas esensial entitas-entitas, sementara konsep falsafi menjelaskan karakter dan segi eksistensial entitas-entitas tersebut.

Singkatnya, konsep esensial hanya dapat diperoleh akal dengan didahului oleh satu persepsi particular atau lebih, sementara kemunculan konsep falsafi perlu adanya pengamatan dan komparasi akal di antara entitas-entitas dan relasi di antara mereka, yaitu harus adanya sebab dan akibat.

 

Referensi:

1. Yazdi, M.T. Misbah, 2006, Meniru Tuhan (Antara yang Terjadi & yang Mesti Terjadi), Jakarta: Al-Huda

2. Gharawiyyan, Muhsen, 2012, Pengantar Memahami Buku Daras Filsafat Islam, Jakarta: The Islamic College & Sadra International Institute

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s